https://e-journal.stai-almaliki.ac.id/index.php/ekonomisyariah/issue/feedAT TIRMIDZI2026-01-24T07:45:25+00:00Open Journal Systems<p>Jurnal At Tirmidzi merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh Institut Sayyid Muhammad Alawi Almaliki Koncer Darul Aman Tenggarang Bondowoso. Jurnal ini diterbitkan dalam 2 (dua) edisi setiap tahunnya yaitu pada bulan Januari dan Juni. Jurnal At Timidzi terdiri dari artikel ilmiah berisi kajian hasil penelitian dan pemikiran kajian ekonomi Islam dan ekonomi umum yang terintegrasi dengan kajian Islam. Jurnal ini merupakan Media yang diperuntukkan bagi Mahasiswa dan Dosen yang telah berhasil menyelesaikan tugas penelitiannya dan ingin mengetahuinya melalui media online. Kendati demikian jurnal ini terbuka untuk menerima karya ilmiah lintas kampus dengan spesifikasi di bidang ekonomi dan bisnis.</p>https://e-journal.stai-almaliki.ac.id/index.php/ekonomisyariah/article/view/302Optimalisasi Layanan Koperasi Syariah untuk Mendukung Kesejahteraan Sosial dan Ekonomi Anggota Ditinjau dari Undang-Undang Perkoperasian2025-06-25T00:41:47+00:00Jefik Zulfikar Hafizdhafizd.zulfikar@gmail.comArin Ayu Nuroniyahayuarin96@gmail.comZainul Alimzainulalim@uinssc.ac.id<p><em>The Sharia Savings and Loan Cooperative (KSPPS) plays an essential role in improving members' welfare through Sharia principles and legal foundations, as regulated by Law Number 25 of 1992 concerning Cooperatives. However, KSPPS often faces various challenges, such as low member participation, limited operational areas, and a lack of public understanding about cooperatives. This study employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through interviews, observations, and document studies at the Al-Ishlah Mitra Sejahtera (AIMS) KSPPS branch in Kuningan. AIMS KSPPS implements a Sharia-based management mechanism, including member registration, provision of savings, and financing processes emphasizing transparency, accountability, and fairness. KSPPS also contributes to improving economic welfare through savings and loan services, micro-business financing, and profit-sharing (SHU), as well as social welfare through programs such as insurance, donations, and member training. The challenges faced include competition with other financial institutions, low member participation, and minimal promotion. To address these challenges, KSPPS needs to enhance promotion, diversify products, expand operational areas, and adopt digital technology. These efforts align with the legal principles of Sharia cooperatives to promote sustainable welfare. AIMS KSPPS plays a significant role in improving members' welfare through Sharia-based management and legal support, though strategic improvements in certain aspects are still required..</em></p>2026-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 AT TIRMIDZIhttps://e-journal.stai-almaliki.ac.id/index.php/ekonomisyariah/article/view/475Model Bisnis Rasulullah SAW yang Membawa Keuntungan2026-01-13T23:01:10+00:00Ali Wardanaawardsuksess@gmail.com<p>Rasulullah SAW dikenal bukan hanya sebagai nabi dan pemimpin umat, tetapi juga sebagai pelaku bisnis yang sangat sukses sebelum masa kenabian. Model bisnis yang dijalankan Rasulullah SAW berlandaskan nilai kejujuran, keadilan, amanah, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model bisnis Rasulullah SAW serta faktor-faktor yang menyebabkan aktivitas bisnis beliau membawa keuntungan yang berkelanjutan, baik secara material maupun non-material. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis sumber-sumber sejarah Islam dan literatur ekonomi syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika bisnis Islam menjadi kunci utama keberhasilan bisnis Rasulullah SAW dan relevan untuk diterapkan dalam konteks bisnis modern.</p>2026-01-14T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 AT TIRMIDZIhttps://e-journal.stai-almaliki.ac.id/index.php/ekonomisyariah/article/view/477HARMONISASI TERM SYARIAH DAN HUKUM ISLAM DAN KONTRUKSI QANUN EKONOMI SYARIAH: PERSPEKTIF TEORI ISLAM2026-01-15T00:11:38+00:00REGINA ELSYA AGUSTIreginaelsyaagusti29@gmail.comfatmawatifatmawati@uin-alauddin.ac.idnur taufiq sunusinurtaufiq066@gmail.com<p><em>Islamic legal studies have many key terms that are frequently used, such as syariah, ushul fiqh, fiqh, qanun, and Islamic law. Each of these terms has a different meaning, function, and position, yet they are interconnected in forming a comprehensive Islamic legal system. This article uses a qualitative approach based on literature review by examining both classical and modern books on Islamic law. The research findings indicate that syariah is the absolute source of law, ushul fiqhis the methodology for deriving legal rulings, fiqh is the result of ijtihad (independent legal reasoning), qanun is a codification in the form of legislation, and Islamic law is the overall system that encompasses syariah and its application. A clear understanding of these terms is crucial for ensuring the relevance of Islamic law in contemporary life.</em></p>2026-01-14T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 AT TIRMIDZIhttps://e-journal.stai-almaliki.ac.id/index.php/ekonomisyariah/article/view/440DINAMIKA REGULASI PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA DAN TANTANGAN IMPLEMENTASINYA2025-11-15T00:34:59+00:00Andi Muzizatun Nisa Hafiuddinmuzizatunnisa9486@gmail.comNasrullah Bin Sapamuzizatunnisa9486@gmail.comDarmawati Darmawati@gmail.com<p>Perbankan syariah merupakan lembaga keuangan yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah Islam yang menolak unsur riba, gharar, dan maisir. Artikel ini membahas regulasi dan isu terkini dalam perbankan syariah dengan fokus pada prinsip operasional, akad, fatwa DSN-MUI, serta tantangan dan solusi dalam penerapannya. Prinsip operasional seperti keadilan, kemitraan, transparansi, dan tanggung jawab sosial menjadi dasar dalam penghimpunan serta penyaluran dana. Akad memiliki fungsi penting dalam menjaga keabsahan dan kehalalan transaksi, sementara fatwa DSN-MUI berperan sebagai pedoman dalam memastikan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Namun, perbankan syariah masih menghadapi tantangan seperti rendahnya literasi masyarakat, ketimpangan regulasi, keterbatasan SDM, dan isu digitalisasi. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan melalui harmonisasi regulasi, peningkatan edukasi keuangan syariah, serta inovasi teknologi finansial berbasis syariah. Dengan langkah tersebut, perbankan syariah diharapkan mampu menjadi sistem keuangan yang adil, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> perbankan syariah, akad, fatwa DSN-MUI, regulasi, solusi</p>2026-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 AT TIRMIDZIhttps://e-journal.stai-almaliki.ac.id/index.php/ekonomisyariah/article/view/476PERAN PERBANKAN SYARIAH DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT2026-01-13T23:22:23+00:00Ali Wardanaawardsuksess@gmail.com<p>Perbankan syariah merupakan lembaga keuangan yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah Islam, seperti keadilan, kemitraan, transparansi, dan larangan riba. Keberadaan perbankan syariah diharapkan tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perbankan syariah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembiayaan produktif, inklusi keuangan, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai jurnal, buku, dan laporan resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbankan syariah memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.</p>2026-01-14T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 AT TIRMIDZIhttps://e-journal.stai-almaliki.ac.id/index.php/ekonomisyariah/article/view/491PENGARUH TADLIS TERHADAP PENJUALAN DI TOKO BAJU DESA KAMPAK BANGKALAN2026-01-24T07:45:25+00:00rahmat123rahmatullah.albaweany@gmail.comDewi Hidayatidewi.mdr99@gmail.comYuliatiyuliati@gmail.com<p><em>Tadlis </em>yaitu menyembunyikan objek kecacatan barang yang di lakukan oleh penjual terhadap pembeli. Penjualan merupakan syarat mutlak keberlangsungan suatu usaha, karena dengan penjualan maka akan didapatkan keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dan bagaimana pengaruh <em>tadlis </em>terhadap penjualan baju di toko Desa Kampak Kecamatan Geger Bangkalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Dengan populasi sebanyak 21 produsen. Teknik pengambilan sampelnya menggunakan sampel jenuh karena populasinya dibawah 30. Teknik pengumpulan datanya menggunakan kuesioner sebanyak 20 item pernyataan dengan menggunakan skala likert. Teknik analisis data untuk menjawab hipotesis menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil dari penelitian ini diperoleh nilai T hitung 7.075 dan T tabel sebesar 2,093 dan nilai signifikansinya adalah 0,000 < 0,5. Artinya terdapat pengaruh positif dan signifikansi antara <em>tadlis </em>terhadap penjualan baju. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien determinasi R <em>square </em>sebesar 72,5% Artinya terdapat pengaruh secara signifikan antara variabel <em>tadlis </em>(X) terhadap penjualan baju (Y)<em>. </em>Faktor penyebab terjadinya tadlis yaitu lemahnya iman dapat menyebabkan seseorang melakukan kecurangan atau melakukan penipuan pada saat melakukan transaksi jual beli. Selain itu juga karena adanya kesempatan, ambisi, tidak qanaah dan ridha terhadap pemberian Allah SWT.</p>2026-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 AT TIRMIDZI