EDUSHOPIA : Journal of Progressive Pedagogy https://e-journal.stai-almaliki.ac.id/index.php/pai <p><strong>EDUSHOPIA: Journal of Progressive Pedagogy</strong> is published by the Department of Islamic Religious Education of Institut Sayid Muhammad Alawi Al Maliki Bondowoso. The journal publishes scholarly articles in the fields of Classical Islamic Education Traditions, Educational Studies, Organizational Behavior and Culture in Islamic Religious Education, and Other Social Sciences. The journal is issued biannually in Yuly and January. E-ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20240930211587304" target="_blank" rel="noopener">3064-0121</a>.</p> Program Studi Pendidikan Agama Islam STAI Sayid Mohammad Alawi Al Maliki en-US EDUSHOPIA : Journal of Progressive Pedagogy 3064-0121 Rekonstruksi Tafsir Tarbawi: Integrasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Penafsiran Al-Qur'an Kontemporer https://e-journal.stai-almaliki.ac.id/index.php/pai/article/view/299 <p>Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi paradigma tafsir tarbawi sebagai pendekatan edukatif dalam memahami Al-Qur'an dengan fokus pada pengembangan pendidikan karakter. Melalui metode penelitian kualitatif dengan pendekatan library research dan content analysis, studi ini menganalisis 15 karya tafsir tarbawi terbitan dalam negeri periode 2010-2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir tarbawi mengalami perkembangan signifikan dari sekadar penafsiran ayat-ayat pendidikan menjadi pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek pedagogis, psikologis, dan sosiologis. Temuan utama penelitian ini adalah framework konseptual tafsir tarbawi kontemporer yang terdiri dari empat pilar: (1) nilai teologis, (2) nilai etis, (3) nilai sosial, dan (4) nilai ekologis. Implementasi framework ini dalam konteks pendidikan formal di Indonesia menunjukkan efektivitas dalam membentuk karakter peserta didik dengan peningkatan 23% pada aspek spiritualitas dan 18% pada aspek tanggung jawab sosial berdasarkan studi kasus di 5 sekolah pilot project. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan metodologi tafsir tematik khususnya di bidang pendidikan dengan pendekatan multidisipliner.</p> Amir Pakihudin Siti Yulisti K Nessa Dwi U Copyright (c) 2026 EDUSHOPIA : Journal of Progressive Pedagogy https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2026-01-28 2026-01-28 3 1 10.64431/edushopia.v3i1.299 Haji dengan Sistem Cicilan: Telaah Istithā‘ah dalam Perspektif Fikih https://e-journal.stai-almaliki.ac.id/index.php/pai/article/view/451 <p>Haji merupakan rukun Islam kelima yang diwajibkan bagi setiap Muslim yang memiliki kemampuan (istithā‘ah) meliputi aspek fisik, keamanan perjalanan, dan finansial. Dalam konteks modern, dimensi istithā‘ah al-māliyah (kemampuan finansial) menjadi persoalan kompleks akibat besarnya biaya, sistem kuota, serta lamanya masa tunggu. Fenomena pembiayaan haji melalui cicilan atau dana talangan dari lembaga keuangan syariah muncul sebagai solusi, namun menimbulkan perdebatan fiqih terkait keabsahan istithā‘ah. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep istithā‘ah menurut literatur fiqih klasik dan kontemporer serta relevansinya terhadap praktik cicilan haji. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis dokumen, meliputi al-Qur’an, hadis, kitab fiqih, serta sumber sekunder berupa jurnal dan regulasi terkait pembiayaan haji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ulama klasik (Hanafi, Maliki, Syafi’i) mensyaratkan kemampuan finansial berupa kepemilikan dana tunai tanpa hutang, sehingga haji dengan cicilan tidak termasuk dalam kategori mampu. Sementara itu, sebagian ulama Hanbali dan fatwa kontemporer memberikan kelonggaran apabila cicilan dapat dilunasi tanpa mudarat serta bebas dari riba. Dengan demikian, praktik haji melalui cicilan tidak serta-merta haram, namun harus memperhatikan prinsip kehati-hatian, keabsahan akad, dan kondisi finansial individu agar sesuai dengan hakikat istithā‘ah.</p> Aulia Ashari Muhammad Rasyid Ridho Muhammad Arifin Aprilianto Oktavia Nurul Amalia Copyright (c) 2026 EDUSHOPIA : Journal of Progressive Pedagogy https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2026-01-22 2026-01-22 3 1 001 010 10.64431/edushopia.v3i1.451 Integrasi Ilmu Pengetahuan Dan Tradisi Dalam Perspektif Filsafat: Analisis Filsafat Tentang Kearifan Lokal Dan Modernitas https://e-journal.stai-almaliki.ac.id/index.php/pai/article/view/485 <p>Perkembangan ilmu pengetahuan modern yang ditandai oleh rasionalitas, empirisme, dan sistematika telah membawa kemajuan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Namun, di sisi lain, modernitas juga menimbulkan tantangan serius terhadap keberlanjutan kearifan lokal dan tradisi budaya yang telah lama menjadi fondasi nilai, etika, dan harmoni sosial masyarakat. Dikotomi antara tradisi dan modernitas, serta antara pengetahuan lokal dan ilmu ilmiah, sering kali dipahami secara antagonistik sehingga memunculkan konflik epistemologis dan kultural. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara filosofis integrasi ilmu pengetahuan dan tradisi dengan menempatkan kearifan lokal sebagai sumber nilai yang relevan dalam pengembangan ilmu pengetahuan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan filsafat ilmu dan filsafat kebudayaan untuk mengkaji aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis dari ilmu dan tradisi. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi ilmu pengetahuan dan tradisi bersifat komplementer, di mana tradisi memperkaya dimensi etis dan makna ilmu, sementara ilmu pengetahuan memperkuat keberlanjutan dan relevansi kearifan lokal di tengah arus modernitas. Dengan demikian, pendekatan filsafat berperan sebagai jembatan konseptual dalam membangun sintesis antara ilmu pengetahuan modern dan nilai-nilai tradisional guna mewujudkan pengembangan ilmu yang beretika dan berkelanjutan.</p> Moh Azaim Setiarawati Setiarawati Agus Agus Copyright (c) 2026 EDUSHOPIA : Journal of Progressive Pedagogy https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2026-01-25 2026-01-25 3 1 032 048 10.64431/edushopia.v3i1.485 Relasi Pendidikan Orang Tua dan Anak Perspektif Al-Qur’an (QS. Luqman Ayat 12-19) https://e-journal.stai-almaliki.ac.id/index.php/pai/article/view/411 <p><em>Penelitian ini membahas konsep relasi pendidikan antara orang tua dan anak sebagaimana digambarkan dalam QS. Luqman. Dalam konteks modern, perubahan sosial dan budaya sering melemahkan komunikasi edukatif dalam keluarga, sehingga pendidikan kehilangan dimensi moral dan spiritualnya. QS. Luqman memberikan model pendidikan yang menekankan keseimbangan antara keteladanan, kasih sayang, dan kebijaksanaan dalam membentuk karakter anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan jenis penelitian studi kepustakaan (library research). Sumber data utama diperoleh dari QS. Luqman (ayat 12–19), dan sumber sekunder dari kitab tafsir seperti Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, Tafsir al-Mishbah, Tafsir Al-Azhar, dan lainnya. Selain itu, juga bersumber dari buku dan artikel jurnal ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan melalui metode tafsir tematik (maudhu‘i) dan pendekatan pedagogis Qur’ani untuk menemukan prinsip-prinsip pendidikan yang bersifat universal dan aplikatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. Luqman menampilkan pola relasi pendidikan antara orang tua dan anak digambarkan sebagai </em><em>dukungan dan bimbingan langsung, kualitas interaksi dan ikatan emosional, dan penanaman nilai dan karakter</em><em>. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan Qur’ani sebagaimana dicontohkan Luqman bersifat integratif, menghubungkan rumah dan sekolah dalam satu visi pembentukan karakter yang berlandaskan tauhid dan kebijaksanaan. Nilai-nilai pendidikan Luqman dapat menjadi model konseptual bagi pengembangan kurikulum pendidikan Islam berbasis keluarga yang relevan dengan tantangan zaman.</em></p> Mohamad Zaenal Arifin Erfan Habibi Siti Murtiningsih Copyright (c) 2026 EDUSHOPIA : Journal of Progressive Pedagogy https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2026-01-23 2026-01-23 3 1 021 031 10.64431/edushopia.v3i1.411 Modernisasi Pesantren dalam Pendidikan Islam Kontemporer: Manajemen, Sosiologi, dan Aksiologi Budaya Lokal https://e-journal.stai-almaliki.ac.id/index.php/pai/article/view/484 <p> </p> <p>Studi ini meneliti proses modernisasi pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang menghadapi tantangan sosial, budaya, dan teknologi kontemporer. Fokus studi ini adalah: (1) manajemen strategis pesantren dalam menghadapi tuntutan modern, (2) dinamika sosiologis dalam hubungan antara kyai (pesantren) dan santri (siswa) dan masyarakat, dan (3) peran nilai-nilai budaya lokal sebagai dasar aksiologi dalam proses adaptasi. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan sintesis artikel ilmiah terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi pesantren terjadi melalui inovasi manajerial, transformasi budaya organisasi, interaksi sosial baru, dan negosiasi nilai-nilai tradisional dan modern. Namun, proses ini masih berupaya mempertahankan identitas dan nilai-nilai budaya lokal pesantren sebagai landasan utama dalam pendidikan Islam kontemporer.</p> Abdul Ghofur Moch Sahril Sobirin Uswatun Hasanah Zakiyah Alfaizah Copyright (c) 2026 EDUSHOPIA : Journal of Progressive Pedagogy https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2026-01-23 2026-01-23 3 1 011 020 10.64431/edushopia.v3i1.484