Haji dengan Sistem Cicilan: Telaah Istithā‘ah dalam Perspektif Fikih

Authors

  • Aulia Ashari Universitas Islam Negeri Raden Mas Said, Surakarta
  • Muhammad Rasyid Ridho Universitas Islam Negeri Raden Mas Said, Surakarta
  • Muhammad Arifin Aprilianto Universitas Islam Negeri Raden Mas Said, Surakarta
  • Oktavia Nurul Amalia Universitas Islam Negeri Raden Mas Said, Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.64431/edushopia.v3i1.451

Keywords:

Fikih Ibadah, Cicilan , Dana Talangan, Fikih Haji, Istitha'ah

Abstract

Haji merupakan rukun Islam kelima yang diwajibkan bagi setiap Muslim yang memiliki kemampuan (istithā‘ah) meliputi aspek fisik, keamanan perjalanan, dan finansial. Dalam konteks modern, dimensi istithā‘ah al-māliyah (kemampuan finansial) menjadi persoalan kompleks akibat besarnya biaya, sistem kuota, serta lamanya masa tunggu. Fenomena pembiayaan haji melalui cicilan atau dana talangan dari lembaga keuangan syariah muncul sebagai solusi, namun menimbulkan perdebatan fiqih terkait keabsahan istithā‘ah. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep istithā‘ah menurut literatur fiqih klasik dan kontemporer serta relevansinya terhadap praktik cicilan haji. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis dokumen, meliputi al-Qur’an, hadis, kitab fiqih, serta sumber sekunder berupa jurnal dan regulasi terkait pembiayaan haji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ulama klasik (Hanafi, Maliki, Syafi’i) mensyaratkan kemampuan finansial berupa kepemilikan dana tunai tanpa hutang, sehingga haji dengan cicilan tidak termasuk dalam kategori mampu. Sementara itu, sebagian ulama Hanbali dan fatwa kontemporer memberikan kelonggaran apabila cicilan dapat dilunasi tanpa mudarat serta bebas dari riba. Dengan demikian, praktik haji melalui cicilan tidak serta-merta haram, namun harus memperhatikan prinsip kehati-hatian, keabsahan akad, dan kondisi finansial individu agar sesuai dengan hakikat istithā‘ah.

References

Ad-Dardīr, A. al-B. A. ibn M. (2005). Al-Sharḥ al-Ṣaghīr ‘alā Aqrab al-Masālik ilā Madhhab al-Imām Mālik. Dār al-Ma‘rifah.

Al-Kāsānī, ‘Alā’ al-Dīn Abū Bakr ibn Mas‘ūd. (2016). Badā’i‘ al-Ṣanā’i‘ fī Tartīb al-Sharā’i‘. Dār al-Kutub al-’Ilmiyyah.

Andri, S. (2019). Hukum Ekonomi Syariah dan Fiqh Muamalah di Lembaga Keuangan dan Bisnis Kontemporer. Kencana.

Anggraini, E.D. Sahri, F.N. Mustofa, I. (2024). Haji dengan hutang: analisis konsep istiṭā‘ah al - mā liyah perspektif muhammad bin idris asy- syafi‘i dan petugas haji 1. 5(November), 89–99.

Asy-Syirbini, M. bin A. (2016). Mughnī al-Muḥtāj ilā Ma’rifat Ma’ānī Alfāẓ al-Minhāj. Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

BPKH, H. (2020). MUI Jelaskan Hukum Daftar Haji dengan Uang Pinjaman.

Choirun Nizar, M. (2016). PEMBIAYAAN TALANGAN HAJI DALAM PERSPEKTIF FIQH UU Wakaf dalam Perspektif Ushul Fiqh View project. October.

el Limbangi, J. (2017). Fiqih Ibadah. Latifah.

HABIBI, E., Nawangsari, D., Zain, H., & Rafiqie, M. (2025). Pemikiran Pendidikan Imam Al Ghazali dalam Kitab Ihya’Ulumiddin. EDUSHOPIA: Journal of Progressive Pedagogy, 2(1).

Hasana, N. H. (2019). Istitha’ah dalam Ibadah Haji serta Implikasinya terhadap Penundaan Keberangkatan Jamaah Haji di Sumatera Barat. Ijtihad, 34(1), 13–26. https://doi.org/10.15548/ijt.v34i1.2

Hattab, M. ibn M. (1992). Kitab Mawāhib al-Jalīliyyah Syarḥ al-Mukhtaṣar al-Khalīl. Dar al-Fikr.

Ibnu Qudamah, M. (1997). Al-Mughnī. Dār ’Ālam al-Kutub.

Musa, L., & Man, S. (2022). The Concept of Istita ’ ah in Hajj : An Analysis. Juornal of Revealed Knowledge, 3(1), 241–256.

Mustaqim. (2015). Dana Talangan Ibadah Haji Kemenag Kota Semarang (Studi Analisis Dampak Fatwa DSN MUI No. 29/DSN-MUI/VI/2002). Tesis, 29, 1–171.

Qudamah, I. (n.d.). Kitab Al-Syarh al-Kabir.

Rajab. (2014). BERHAJI DENGAN DANA KREDIT ( KAJI ULANG KONSEP ISTITHA ‘ AH DALAM HAJI ). Tahkim, x(3), 1–18.

Salman AlFarisi, Erfan Habibi, M. R. (2025). Peningkatan Prestasi Belajar Fiqih melalui Metode Demonstrasi: Studi Kasus Kelas IX di MTs Babul Ulum Kuala Mandor B. EDUSHPIA: Journal Of Progressive Pedagogy., 44–45.

Sinaga, A., Alam, A. P., Arkan, F., & Hasibuan, S. W. (2018). Analisis Pembiayaan Dana Talangan Haji untuk Biaya Perjalan Ibadah Haji. El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam, 1(2), 228–244. https://doi.org/10.47467/elmal.v1i2.519

Sudiarti, S. (2022). Problematika Hukum Umrah Kredit Dalam Pandangan Imam Syafii. CENDEKIA: Jurnal Studi Keislaman, 8(1), 63–80.

Syafi’i, I. (n.d.). Ringkasan Kitab Al Umm Jilid 1.

Syaikhu. (2020). Istitha’Ah Dalam Haji (Studi Tematik Tafsir Ahkam Surah Ali Imran Ayat 97). El-Mashlahah, 10(1), 15–30. https://doi.org/10.23971/maslahah.v10i1.1792

Downloads

Published

2026-01-22

How to Cite

Ashari, Aulia, Muhammad Rasyid Ridho, Muhammad Arifin Aprilianto, and Oktavia Nurul Amalia. 2026. “Haji Dengan Sistem Cicilan: Telaah Istithā‘ah Dalam Perspektif Fikih”. EDUSHOPIA : Journal of Progressive Pedagogy 3 (1):001-010. https://doi.org/10.64431/edushopia.v3i1.451.