KONSEP IHDAD DALAM KITAB AN-NIKAH (STUDI KOMPARATIF DENGAN PENDAPAT IMAM MAZHAB DAN RELEVANSINYA DI ERA KONTEMPORER)
Keywords:
Ihdad, Kitab An-Nikah, Imam Mazhab, Kontemporer.Abstract
Ihdad, as a mourning period for women whose husbands have died, has special rules in Islamic law. This article discusses the thoughts of Sheikh Muhammad Arsyad Al-Banjari on ihdad in the Book of An-Nikah, compares it with the views of the four schools of thought, and examines its relevance in modern life. This study uses a qualitative method with a descriptive-analytical approach. Primary data were obtained from the Book of An-Nikah and secondary data from related literature. The analysis was carried out with a comparative approach to the views of the four main schools of thought (Hanafi, Maliki, Syafi'i, and Hambali). The results of the study show that Sheikh Muhammad Arsyad Al-Banjari provides more contextual details regarding the rules of ihdad, including its impact on the protection of lineage and the inheritance system. The relevance of ihdad in the modern era is reviewed from the flexibility of Islamic law which is able to accommodate the needs of career women while maintaining the essence of sharia.
Ihdad, sebagai masa berkabung wanita yang ditinggal mati suaminya, memiliki aturan khusus dalam syariat Islam. Artikel ini membahas pemikiran Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari tentang ihdad dalam Kitab An-Nikah, membandingkannya dengan pandangan empat mazhab, dan mengkaji relevansinya dalam kehidupan modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data primer diperoleh dari Kitab An-Nikah dan data sekunder dari literatur terkait. Analisis dilakukan dengan pendekatan komparatif terhadap pandangan empat mazhab utama (Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hambali). Hasil kajian menunjukkan bahwa Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari memberikan rincian yang lebih kontekstual terkait aturan ihdad, termasuk dampaknya terhadap perlindungan nasab dan sistem waris. Relevansi ihdad dalam era modern ditinjau dari fleksibilitas hukum Islam yang mampu mengakomodasi kebutuhan wanita karir dengan tetap menjaga esensi syariat.
References
Daftar Pustaka
Abdi, Efan Chairul. “Problematika Ihdad Dan Dinamika Pemikiran Hukum Isam Di Indonesia.” As-Syifa Journal of Islamic Studies and istory 1, no. No. 1 (2022). https://ejournal.stiqwalisongo.ac.id/index.php/assyifa/article/view/202.
Afadi, Ahmad Alfin. “Analysis Of Modern Women’s Iddah And Ihdad From The Fuqaha Perspective.” Proceeding of International Conference on Education, Society and Humanity 1, no. 1 (2023). https://ejournal.unuja.ac.id/index.php/icesh/article/view/5593.
Anwar, Khoirul. “Ihdad Menurur Madzhab Syafi’i dan Madzhab Hnafi Terhadap Perempuan Di Era Modern.” Tesis, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro, 2022. http://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/6437/1/TESIS%20KHOIRUL%20ANWAR%20-18002777-%20HKI.pdf.
Hamidah, Nur. “Ihdad Bagi Wanita Public Figure Dalam Perspektif Empat Mazhab.” Prosiding Risalah Akhir Mahasantri Ma’had Al-Jami’ah Al-Ali, Universitas Islam Negeri Malang, 2021. https://mahadaly.msaa.uin-malang.ac.id/wp-content/uploads/2023/06/5.-Nur-Hamidah-85-104-1.pdf.
Hardani, Sofia, Mukhlis Mukhlis, dan Iqbal Prima Bratasena. “Iddah dan ihdad sebagai pendidikan moral di era modern; issue emansipasi dan pemanfaatan media sosial.” JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) 9, no. 2 (5 Juni 2023): 540. https://doi.org/10.29210/020232815.
Maulana, Moch Nafi’. “Ihdad, Antara Ketentuan Dan Tuntutan Hukum Islam (Study Iddah Dan Ihdad BCL).” Tahkim (Jurnal Peradaban dan Hukum Islam) 19, no. No. 1 (2023). https://jurnal.iainambon.ac.id/index.php/THK/article/view/5248.
Muallif. “Biografi Syaikh Muhammad Arsyad Al-Banjari.” Universitas Islam An Nur Lampung (blog), 2022. https://an-nur.ac.id/biografi-syaikh-muhammad-arsyad-al-banjari/.
Muda’i, Syaiful, Anida Choirin, dan Mila Novia Sprinda. “Ihdad Bagi Wanita Karir.” Jas Merah Jurnal Hukum dan Ahwal Al-Syakhsiyyah 2, no. 1 (2022). https://ejournal.staidapondokkrempyang.ac.id/index.php/jmjh/article/view/279.
Purnama, Tri. “Pandangan Syekh Prof. Dr. Wahbah Az-Zuhaili Terhadap Ihdad Wanita Karir Di Era Modern.” Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Curup, 2019. https://e-theses.iaincurup.ac.id/2335/1/TRI%20PURNAMA.pdf.
Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. Kitab An-Nikah, 1428.
Yusroh, dan Haaniyatur Roosyidah. Iddah dan Ihdad Dalam Mazhab Syafi’i dan Hanafi. Cet. 2. Yogyakarta: Simpang Nusantara, 2023. https://eprints.uad.ac.id/42339/1/IDDAH%20DAN%20IHDAD%20dalam%20MADZHAB%20SYAFII%20AN%20HANAFI_Edisi%202023.pdf.
Zulfikri, dan Fauziah Lubis. “Analysis of The Mourning Period (IHDAD) In the Compilation of Islamic Law Based On Sheikh Arsyad Al-Banjari’s View.” Mizani Wacana Hukum, Ekonomi dan Keagamaan 10, no. No. 1 (2023). https://ejournal.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/mizani/article/view/2942.
